Surat Al-Qari'ah Ayat 10

QS. Al-Qari'ah: 10 · Juz 30 · Makkiyah

وَمَآ أَدۡرَىٰكَ مَا هِيَهۡ

Wa mā adrāka mā hiyah.

Tahukah kamu apakah neraka Hāwiyah itu?

Baca dalam Surat Al-Qari'ah

Tafsir QS. Al-Qari'ah: 10

Penjelasan ayat 1–11 sekaligus.

"Hari Kiamat. Apakah Hari Kiamat itu? Tahukah kamu apa-kah Hari Kiamat itu? Pada hari itu manusia adalah seperti anai-anai yang bertebaran, dan gunung-gunung adalah seperti bulu yang dihambur-hamburkan. Dan adapun orang-orang yang berat timbangan (kebaikan)nya, maka dia berada dalam kehidupan yang memuaskan. Dan adapun orang-orang yang ringan timbangan (ke-baikan)nya, maka tempat kembalinya adalah Neraka Hawiyah. Dan tahukah kamu apakah Neraka Hawiyah itu? (Yaitu) api yang sangat panas." (Al-Qari'ah: 1-11).

Makkiyah

"Dengan Menyebut Nama Allah Yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang."

(1-3) ﴿ ٱلۡقَارِعَةُ ﴾ "Hari Kiamat." اَلْقَارِعَةُ adalah salah satu nama Hari Kiamat. Disebut demikian karena Hari Kiamat amat mengge-lisahkan dan merisaukan manusia karena huru-haranya. Karena itu Allah سبحانه وتعالى mengagungkan perihal Hari Kiamat dengan Firman-Nya, ﴿ ٱلۡقَارِعَةُ 1 مَا ٱلۡقَارِعَةُ 2 وَمَآ أَدۡرَىٰكَ مَا ٱلۡقَارِعَةُ 3 ﴾ "Hari Kiamat. Apakah Hari Kiamat itu? Tahukah kamu apakah Hari Kiamat itu?"

(4) ﴿ يَوۡمَ يَكُونُ ٱلنَّاسُ ﴾ "Pada hari itu manusia," karena begitu dahsyatnya rasa takut dan ngeri, ﴿ كَٱلۡفَرَاشِ ٱلۡمَبۡثُوثِ ﴾ "adalah seperti anai-anai yang bertebaran," atau seperti belalang-belalang yang beterbangan yang sebagiannya menumpuk seperti gelombang di atas sebagian yang lain, tidak tahu hendak menuju kemana. Bila neraka dinyalakan, mereka berdesak-desakan ke arahnya karena lemahnya pengetahuan mereka. Inilah kondisi manusia, orang-orang yang berakal.

(5) Dan gunung-gunung yang diam dan kokoh menjadi, ﴿ كَٱلۡعِهۡنِ ٱلۡمَنفُوشِ ﴾ "seperti bulu yang dihambur-hamburkan," yaitu seperti bulu yang diterbangkan, berubah menjadi amat lemah sekali yang bisa berhamburan hanya karena angin kecil. Allah سبحانه وتعالى berfirman, ﴿ وَتَرَى ٱلۡجِبَالَ تَحۡسَبُهَا جَامِدَةٗ وَهِيَ تَمُرُّ مَرَّ ٱلسَّحَابِۚ ﴾ "Dan kamu lihat gunung-gunung itu, kamu sangka dia tetap di tempatnya, padahal ia berjalan sebagai jalannya awan." (An-Naml: 88). Kemudian setelah itu berubah menjadi debu yang beterbangan lalu terhempas, hingga tidak tersisa sesuatu pun yang bisa dilihat. Pada saat itu, neraca amal ditegakkan dan manusia terbagi menjadi dua golongan; mereka yang berbahagia dan mereka yang celaka.

(6-7) ﴿ فَأَمَّا مَن ثَقُلَتۡ مَوَٰزِينُهُۥ ﴾ "Dan adapun orang-orang yang berat timbangan (kebaikan)nya," yaitu yang kebaikan-kebaikannya lebih berat melebihi keburukan-keburukannya, ﴿ فَهُوَ فِي عِيشَةٖ رَّاضِيَةٖ ﴾ "maka dia berada dalam kehidupan yang memuaskan," di dalam surga penuh kenikmatan.

(8-11) ﴿ وَأَمَّا مَنۡ خَفَّتۡ مَوَٰزِينُهُۥ ﴾ "Dan adapun orang-orang yang ringan timbangan (kebaikan)nya," dengan tidak memiliki kebaikan-kebaikan untuk menutupi keburukan-keburukan, ﴿ فَأُمُّهُۥ هَاوِيَةٞ ﴾ "maka tempat kembalinya adalah Neraka Hawiyah," yaitu, tempat kem-bali dan tempat tinggalnya adalah neraka yang di antara namanya adalah Hawiyah. Neraka baginya menjadi seperti ibu ( أُمٌّ ) yang selalu menemani, sebagaimana yang disebutkan dalam Firman Allah سبحانه وتعالى, ﴿ إِنَّ عَذَابَهَا كَانَ غَرَامًا 65 ﴾ "Sesungguhnya azabnya itu adalah kebinasaan yang kekal." (Al-Furqan: 65). Ada yang berpendapat bahwa makna ayat ini adalah induk otaknya beterbangan di neraka, yaitu dilemparkan ke dalam neraka dengan kondisi terjungkir. ﴿ وَمَآ أَدۡرَىٰكَ مَا هِيَهۡ ﴾ "Dan tahukah kamu apakah Neraka Hawiyah itu?" Ini adalah pengagungan perihal neraka itu. Kemudian Allah سبحانه وتعالى menjelaskannya dengan FirmanNya, ﴿ نَارٌ حَامِيَةُۢ ﴾ "(Yaitu) api yang sangat panas," yaitu yang panasnya dahsyat. Panasnya melebihi sembilan puluh kali panasnya api dunia. Semoga kita dilindungi Allah سبحانه وتعالى darinya.

Tafsir As-Sa'di (Taisir al-Karim ar-Rahman), Syaikh Abdurrahman bin Nashir As-Sa'di. Terjemahan Indonesia.

Hukum Tajwid QS. Al-Qari'ah: 10

Ayat ini memuat 1 bacaan bertajwid: qalqalah (1).

Qalqalah

Huruf ق ط ب ج د yang mati, atau di akhir bacaan, dibaca memantul.

  • أَدۡرَىٰكَد mati

Pasang Quranj di layar utama

Buka Al-Quran sekali ketuk, tampil penuh seperti aplikasi biasa.

  1. 1

    Ketuk di Safari, lalu Bagikan.

    Ketuk Bagikan di Safari.

  2. 2

    Gulir ke bawah, pilih Tambahkan ke Layar Utama.

  3. 3

    Ketuk Tambah. Ikon Quranj muncul di layar utama.

  1. 1

    Ketuk Bagikan di samping alamat situs.

  2. 2

    Pilih Tambahkan ke Layar Utama. Belum ada? Buka halaman ini di Safari.

  3. 3

    Ketuk Tambah. Ikon Quranj muncul di layar utama.

  1. 1

    Aplikasi ini belum bisa memasang situs. Ketuk di pojok layar.

  2. 2

    Pilih Buka di browser, atau salin tautannya dan tempel di Safari atau Chrome.

  3. 3

    Di sana, buka menu lalu Pasang aplikasi lagi.

  1. 1

    Ketuk menu browser.

  2. 2

    Pilih Pasang aplikasi atau Tambahkan ke layar utama.

  3. 3

    Ketuk Pasang. Ikon Quranj muncul di layar utama.

  1. 1

    Klik Bagikan di bagian atas jendela Safari, atau buka menu Arsip.

  2. 2

    Pilih Tambahkan ke Dock.

  3. 3

    Klik Tambah. Quranj terbuka dari Dock seperti aplikasi lain.

Ketuk Bagikan di sini