Surat Al-Waqi'ah Ayat 62

QS. Al-Waqi'ah: 62 · Juz 27 · Makkiyah

وَلَقَدۡ عَلِمۡتُمُ ٱلنَّشۡأَةَ ٱلۡأُولَىٰ فَلَوۡلَا تَذَكَّرُونَ

Wa laqad ‘alimtumun-nasy'atal-ūlā falau lā tażakkarūn(a).

Dan Sesungguhnya kamu telah mengetahui penciptaan yang pertama, maka mengapakah kamu tidak mengambil pelajaran (untuk penciptaan yang kedua)?

Baca dalam Surat Al-Waqi'ah

Tafsir QS. Al-Waqi'ah: 62

Penjelasan ayat 58–62 sekaligus.

"Apakah kamu memperhatikan tentang nutfah yang kamu pancarkan? Kamukah yang menciptakannya, atau Kami-kah yang menciptakannya? Kami telah menentukan kematian di antara kamu dan Kami sekali-kali tidak dapat dikalahkan, untuk meng-gantikan kamu dengan orang-orang yang seperti kamu (dalam dunia) dan menciptakan kamu kelak (di akhirat) dalam keadaan yang tidak kamu ketahui. Dan sesungguhnya kamu telah menge-tahui penciptaan yang pertama, maka mengapakah kamu tidak mengambil pelajaran (untuk penciptaan yang kedua)?" (Al-Waqi'ah: 58-62).

(58-62) Maksudnya, ﴿ أَفَرَءَيۡتُم ﴾ "Apakah kamu memperhatikan" awal penciptaan kalian berupa air mani ﴿ مَّا تُمۡنُونَ ﴾ "yang kamu pan-carkan." Apakah kalian yang menciptakan mani itu dan apa yang tumbuh darinya, ataukah Allah سبحانه وتعالى Yang menciptakannya? Allah Yang telah menciptakan pada diri kalian nafsu syahwat dan alatnya bagi laki-laki dan perempuan, dan menunjuki setiap dari keduanya kepada hal tersebut, Yang telah menumbuhkan kecintaan di antara suami istri, dan Yang telah menjadikan di antara kalian rasa kasih dan sayang sebagai sebab adanya reproduksi. Karena itulah Allah سبحانه وتعالى menjelaskan kepada mereka dengan berdalil dengan penciptaan yang pertama atas penciptaan yang kedua, dengan berfirman, ﴿ وَلَقَدۡ عَلِمۡتُمُ ٱلنَّشۡأَةَ ٱلۡأُولَىٰ فَلَوۡلَا تَذَكَّرُونَ ﴾ "Dan sesungguhnya kamu telah mengetahui penciptaan yang pertama, maka mengapakah kamu tidak mengambil pela-jaran (untuk penciptaan yang kedua)?" Bahwa Allah Yang Mahakuasa atas penciptaan kalian yang pertama adalah kuasa (juga) untuk membangkitkan kalian kembali.

Tafsir As-Sa'di (Taisir al-Karim ar-Rahman), Syaikh Abdurrahman bin Nashir As-Sa'di. Terjemahan Indonesia.

Hukum Tajwid QS. Al-Waqi'ah: 62

Ayat ini memuat 2 bacaan bertajwid: ghunnah (1), qalqalah (1).

Ghunnah

Nun atau mim bertasydid didengungkan sekitar dua harakat.

  • ٱلنَّشۡأَةَNun bertasydid

Qalqalah

Huruf ق ط ب ج د yang mati, atau di akhir bacaan, dibaca memantul.

  • وَلَقَدۡد mati

Pasang Quranj di layar utama

Buka Al-Quran sekali ketuk, tampil penuh seperti aplikasi biasa.

  1. 1

    Ketuk di Safari, lalu Bagikan.

    Ketuk Bagikan di Safari.

  2. 2

    Gulir ke bawah, pilih Tambahkan ke Layar Utama.

  3. 3

    Ketuk Tambah. Ikon Quranj muncul di layar utama.

  1. 1

    Ketuk Bagikan di samping alamat situs.

  2. 2

    Pilih Tambahkan ke Layar Utama. Belum ada? Buka halaman ini di Safari.

  3. 3

    Ketuk Tambah. Ikon Quranj muncul di layar utama.

  1. 1

    Aplikasi ini belum bisa memasang situs. Ketuk di pojok layar.

  2. 2

    Pilih Buka di browser, atau salin tautannya dan tempel di Safari atau Chrome.

  3. 3

    Di sana, buka menu lalu Pasang aplikasi lagi.

  1. 1

    Ketuk menu browser.

  2. 2

    Pilih Pasang aplikasi atau Tambahkan ke layar utama.

  3. 3

    Ketuk Pasang. Ikon Quranj muncul di layar utama.

  1. 1

    Klik Bagikan di bagian atas jendela Safari, atau buka menu Arsip.

  2. 2

    Pilih Tambahkan ke Dock.

  3. 3

    Klik Tambah. Quranj terbuka dari Dock seperti aplikasi lain.

Ketuk Bagikan di sini