الواقعة

Surat Al-Waqi'ah

Hari Kiamat · 96 ayat · Makkiyah · Juz 27

Tentang surat ini

Surat Al Waaqi'ah terdiri atas 96 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyah, diturunkan sesudah surat Thaa Haa. Dinamai dengan Al Waaqi'ah (Hari Kiamat), diambil dari perkataan Al Waaqi'ah yang terdapat pada ayat pertama surat ini.

بِسۡمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحۡمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ

إِذَا وَقَعَتِ ٱلۡوَاقِعَةُ

Iżā waqa‘atil-wāqi‘ah(tu).

Apabila terjadi hari kiamat,

لَيۡسَ لِوَقۡعَتِهَا كَاذِبَةٌ

Laisa liwaq‘atihā kāżibah(tun).

terjadinya kiamat itu tidak dapat didustakan (disangkal).

خَافِضَةٞ رَّافِعَةٌ

Khāfiḍatur rāfi‘ah(tun).

(Kejadian itu) merendahkan (satu golongan) dan meninggikan (golongan yang lain),

إِذَا رُجَّتِ ٱلۡأَرۡضُ رَجّٗا

Iżā rujjatil-arḍu rajjā(n).

apabila bumi digoncangkan sedahsyat-dahsyatnya,

وَبُسَّتِ ٱلۡجِبَالُ بَسّٗا

Wa bussatil-jibālu bassā(n).

dan gunung-gunung dihancurluluhkan sehancur-hancurnya,

فَكَانَتۡ هَبَآءٗ مُّنۢبَثّٗا

Fa kānat habā'am mumbaṡṡā(n).

maka jadilah ia debu yang beterbangan,

وَكُنتُمۡ أَزۡوَٰجٗا ثَلَٰثَةٗ

Wa kuntum azwājan ṡalāṡah(tan).

dan kamu menjadi tiga golongan.

فَأَصۡحَٰبُ ٱلۡمَيۡمَنَةِ مَآ أَصۡحَٰبُ ٱلۡمَيۡمَنَةِ

Fa aṣḥābul-maimanah(ti), mā aṣḥābul-maimanah(ti).

Yaitu golongan kanan. Alangkah mulianya golongan kanan itu.

وَأَصۡحَٰبُ ٱلۡمَشۡـَٔمَةِ مَآ أَصۡحَٰبُ ٱلۡمَشۡـَٔمَةِ

Wa aṣḥābul-masy'amah(ti), mā aṣḥābul-masy'amah(ti).

Dan golongan kiri. Alangkah sengsaranya golongan kiri itu.

وَٱلسَّٰبِقُونَ ٱلسَّٰبِقُونَ

Was-sābiqūnas-sābiqūn(a).

Dan orang-orang yang paling dahulu beriman, merekalah yang paling dulu (masuk surga).

أُوْلَٰٓئِكَ ٱلۡمُقَرَّبُونَ

Ulā'ikal-muqarrabūn(a).

Mereka itulah orang yang didekatkan (kepada Allah).

فِي جَنَّٰتِ ٱلنَّعِيمِ

Fī jannātin-na‘īm(i).

Berada dalam surga kenikmatan.

ثُلَّةٞ مِّنَ ٱلۡأَوَّلِينَ

Ṡullatum minal-awwalīn(a).

Segolongan besar dari orang-orang yang terdahulu,

وَقَلِيلٞ مِّنَ ٱلۡأٓخِرِينَ

Wa qalīlum minal-ākhirīn(a).

dan segolongan kecil dari orang-orang yang kemudian.

عَلَىٰ سُرُرٖ مَّوۡضُونَةٖ

‘Alā sururim mauḍūnah(tin).

Mereka berada di atas dipan yang bertahtakan emas dan permata,

مُّتَّكِـِٔينَ عَلَيۡهَا مُتَقَٰبِلِينَ

Muttaki'īna ‘alaihā mutaqābilīn(a).

seraya bertelekan di atasnya berhadap-hadapan.

يَطُوفُ عَلَيۡهِمۡ وِلۡدَٰنٞ مُّخَلَّدُونَ

Yaṭūfu ‘alaihim wildānum mukhalladūn(a).

Mereka dikelilingi oleh anak-anak muda yang tetap muda,

بِأَكۡوَابٖ وَأَبَارِيقَ وَكَأۡسٖ مِّن مَّعِينٖ

Bi'akwābiw wa abārīq(a), wa ka'sim mim ma‘īn(in).

dengan membawa gelas, cerek, dan seloki (piala) berisi minuman yang diambil dari air yang mengalir,

لَّا يُصَدَّعُونَ عَنۡهَا وَلَا يُنزِفُونَ

Lā yuṣadda‘ūna ‘anhā wa lā yunzifūn(a).

mereka tidak pening karenanya dan tidak pula mabuk,

وَفَٰكِهَةٖ مِّمَّا يَتَخَيَّرُونَ

Wa fākihatim mimmā yatakhayyarūn(a).

dan buah-buahan dari apa yang mereka pilih,

وَلَحۡمِ طَيۡرٖ مِّمَّا يَشۡتَهُونَ

Wa laḥmi ṭairim mimmā yasytahūn(a).

dan daging burung dari apa yang mereka inginkan.

وَحُورٌ عِينٞ

Wa ḥūrun ‘īn(un).

Dan (di dalam surga itu) ada bidadari-bidadari yang bermata jeli,

كَأَمۡثَٰلِ ٱللُّؤۡلُوِٕ ٱلۡمَكۡنُونِ

Ka'amṡālil-lu'lu'il-maknūn(i).

laksana mutiara yang tersimpan baik.

جَزَآءَۢ بِمَا كَانُواْ يَعۡمَلُونَ

Jazā'am bimā kānū ya‘malūn(a).

Sebagai balasan bagi apa yang telah mereka kerjakan.

لَا يَسۡمَعُونَ فِيهَا لَغۡوٗا وَلَا تَأۡثِيمًا

Lā yasma‘ūna fīhā lagwaw wa lā ta'ṡīmā(n).

Mereka tidak mendengar di dalamnya perkataan yang sia-sia dan tidak pula perkataan yang menimbulkan dosa,

إِلَّا قِيلٗا سَلَٰمٗا سَلَٰمٗا

Illā qīlan salāman salāmā(n).

akan tetapi mereka mendengar ucapan salam.

وَأَصۡحَٰبُ ٱلۡيَمِينِ مَآ أَصۡحَٰبُ ٱلۡيَمِينِ

Wa aṣḥābul-yamīn(i), mā aṣḥābul-yamīn(i).

Dan golongan kanan, alangkah bahagianya golongan kanan itu.

فِي سِدۡرٖ مَّخۡضُودٖ

Fī sidrim makhḍūd(in).

Berada di antara pohon bidara yang tak berduri,

وَطَلۡحٖ مَّنضُودٖ

Wa ṭalḥim manḍūd(in).

dan pohon pisang yang bersusun-susun (buahnya),

وَظِلّٖ مَّمۡدُودٖ

Wa ẓillim mamdūd(in).

dan naungan yang terbentang luas,

وَمَآءٖ مَّسۡكُوبٖ

Wa mā'im maskūb(in).

dan air yang tercurah,

وَفَٰكِهَةٖ كَثِيرَةٖ

Wa fākihatin kaṡīrah(tin).

dan buah-buahan yang banyak,

لَّا مَقۡطُوعَةٖ وَلَا مَمۡنُوعَةٖ

Lā maqṭū‘atiw wa lā mamnū‘ah(tin).

yang tidak berhenti (buahnya) dan tidak terlarang mengambilnya,

وَفُرُشٖ مَّرۡفُوعَةٍ

Wa furusyim marfū‘ah(tin).

dan kasur-kasur yang tebal lagi empuk.

إِنَّآ أَنشَأۡنَٰهُنَّ إِنشَآءٗ

Innā ansya'nāhunna insyā'ā(n).

Sesungguhnya Kami menciptakan mereka (bidadari-bidadari) dengan langsung,

فَجَعَلۡنَٰهُنَّ أَبۡكَارًا

Faja‘alnāhunna abkārā(n).

dan Kami jadikan mereka gadis-gadis perawan,

عُرُبًا أَتۡرَابٗا

‘Uruban atrābā(n).

penuh cinta lagi sebaya umurnya,

لِّأَصۡحَٰبِ ٱلۡيَمِينِ

Li'aṣḥābil-yamīn(i).

(Kami ciptakan mereka) untuk golongan kanan,

ثُلَّةٞ مِّنَ ٱلۡأَوَّلِينَ

Ṡullatum minal-awwalīn(a).

(yaitu) segolongan besar dari orang-orang yang terdahulu,

وَثُلَّةٞ مِّنَ ٱلۡأٓخِرِينَ

Wa ṡullatum minal-ākhirīn(a).

dan segolongan besar pula dari orang yang kemudian.

وَأَصۡحَٰبُ ٱلشِّمَالِ مَآ أَصۡحَٰبُ ٱلشِّمَالِ

Wa aṣḥābusy-syimāl(i), mā aṣḥābusy-syimāl(i).

Dan golongan kiri, siapakah golongan kiri itu.

فِي سَمُومٖ وَحَمِيمٖ

Fī samūmiw wa ḥamīm(in).

Dalam (siksaan) angin yang amat panas dan air yang panas yang mendidih,

وَظِلّٖ مِّن يَحۡمُومٖ

Wa ẓillim miy yaḥmūm(in).

dan dalam naungan asap yang hitam.

لَّا بَارِدٖ وَلَا كَرِيمٍ

Lā bāridiw wa lā karīm(in).

Tidak sejuk dan tidak menyenangkan.

إِنَّهُمۡ كَانُواْ قَبۡلَ ذَٰلِكَ مُتۡرَفِينَ

Innahum kānū qabla żālika mutrafīn(a).

Sesungguhnya mereka sebelum itu hidup bermewah-mewah.

وَكَانُواْ يُصِرُّونَ عَلَى ٱلۡحِنثِ ٱلۡعَظِيمِ

Wa kānū yuṣirrūna ‘alal-ḥinṡil-‘aẓīm(i).

Dan mereka terus-menerus mengerjakan dosa yang besar.

وَكَانُواْ يَقُولُونَ أَئِذَا مِتۡنَا وَكُنَّا تُرَابٗا وَعِظَٰمًا أَءِنَّا لَمَبۡعُوثُونَ

Wa kānū yaqūlūn(a), a'iżā mitnā wa kunnā turābaw wa ‘iẓāman a'innā lamab‘ūṡūn(a).

Dan mereka selalu mengatakan, "Apakah apabila kami mati dan menjadi tanah dan tulang belulang, apakah sesungguhnya kami benar-benar akan dibangkitkan kembali?

أَوَءَابَآؤُنَا ٱلۡأَوَّلُونَ

Awa'ābā'unal-awwalūn(a).

Apakah bapak-bapak kami yang terdahulu (dibangkitkan pula)?"

قُلۡ إِنَّ ٱلۡأَوَّلِينَ وَٱلۡأٓخِرِينَ

Qul innal-awwalīna wal-ākhirīn(a).

Katakanlah, "Sesungguhnya orang-orang yang terdahulu dan orang-orang yang kemudian,

لَمَجۡمُوعُونَ إِلَىٰ مِيقَٰتِ يَوۡمٖ مَّعۡلُومٖ

Lamajmū‘ūn(a), ilā mīqāti yaumim ma‘lūm(in).

benar-benar akan dikumpulkan di waktu tertentu pada hari yang dikenal.

ثُمَّ إِنَّكُمۡ أَيُّهَا ٱلضَّآلُّونَ ٱلۡمُكَذِّبُونَ

Ṡumma innakum ayyuhaḍ-ḍāllūnal-mukażżibūn(a).

Kemudian sesungguhnya kamu, hai orang yang sesat lagi mendustakan,

لَأٓكِلُونَ مِن شَجَرٖ مِّن زَقُّومٖ

La'ākilūna min syajarim min zaqqūm(in).

benar-benar akan memakan pohon zakum,

فَمَالِـُٔونَ مِنۡهَا ٱلۡبُطُونَ

Fa māli'ūna minhal-buṭūn(a).

dan akan memenuhi perutmu dengannya.

فَشَٰرِبُونَ عَلَيۡهِ مِنَ ٱلۡحَمِيمِ

Fasyāribūna ‘alaihi minal-ḥamīm(i).

Sesudah itu kamu akan meminum air yang sangat panas.

فَشَٰرِبُونَ شُرۡبَ ٱلۡهِيمِ

Fa syāribūna syurbal-hīm(i).

Maka kamu minum seperti unta yang sangat haus minum.

هَٰذَا نُزُلُهُمۡ يَوۡمَ ٱلدِّينِ

Hāżā nuzuluhum yaumad-dīn(i).

Itulah hidangan untuk mereka pada hari Pembalasan".

نَحۡنُ خَلَقۡنَٰكُمۡ فَلَوۡلَا تُصَدِّقُونَ

Naḥnu khalaqnākum falau lā tuṣaddiqūn(a).

Kami telah menciptakan kamu, maka mengapa kamu tidak membenarkan (hari berbangkit)?

أَفَرَءَيۡتُم مَّا تُمۡنُونَ

Afa ra'aitum mā tumnūn(a).

Maka terangkanlah kepada-Ku tentang nutfah yang kamu pancarkan.

ءَأَنتُمۡ تَخۡلُقُونَهُۥٓ أَمۡ نَحۡنُ ٱلۡخَٰلِقُونَ

A'antum takhluqūnahū am naḥnul-khāliqūn(a).

Kamukah yang menciptakannya, atau Kami-kah yang menciptakannya?

نَحۡنُ قَدَّرۡنَا بَيۡنَكُمُ ٱلۡمَوۡتَ وَمَا نَحۡنُ بِمَسۡبُوقِينَ

Naḥnu qaddarnā bainakumul-mauta wa mā naḥnu bimasbūqīn(a).

Kami telah menentukan kematian di antara kamu dan Kami sekali-kali tidak akan dapat dikalahkan,

عَلَىٰٓ أَن نُّبَدِّلَ أَمۡثَٰلَكُمۡ وَنُنشِئَكُمۡ فِي مَا لَا تَعۡلَمُونَ

‘Alā an nubaddila amṡālakum wa nunsyi'akum fī mā lā ta‘lamūn(a).

untuk menggantikan kamu dengan orang-orang yang seperti kamu (dalam dunia) dan menciptakan kamu kelak (di akhirat) dalam keadaan yang tidak kamu ketahui.

وَلَقَدۡ عَلِمۡتُمُ ٱلنَّشۡأَةَ ٱلۡأُولَىٰ فَلَوۡلَا تَذَكَّرُونَ

Wa laqad ‘alimtumun-nasy'atal-ūlā falau lā tażakkarūn(a).

Dan Sesungguhnya kamu telah mengetahui penciptaan yang pertama, maka mengapakah kamu tidak mengambil pelajaran (untuk penciptaan yang kedua)?

أَفَرَءَيۡتُم مَّا تَحۡرُثُونَ

Afara'aitum mā taḥruṡūn(a).

Maka terangkanlah kepadaku tentang yang kamu tanam?

ءَأَنتُمۡ تَزۡرَعُونَهُۥٓ أَمۡ نَحۡنُ ٱلزَّٰرِعُونَ

A'antum tazra‘ūnahū am naḥnuz-zāri‘ūn(a).

Kamukah yang menumbuhkannya atau Kami-kah yang menumbuhkannya?

لَوۡ نَشَآءُ لَجَعَلۡنَٰهُ حُطَٰمٗا فَظَلۡتُمۡ تَفَكَّهُونَ

Lau nasyā'u laja‘alnāhu ḥuṭāman fa ẓaltum tafakkahūn(a).

Kalau Kami kehendaki, benar-benar Kami jadikan dia kering dan hancur; maka jadilah kamu heran tercengang.

إِنَّا لَمُغۡرَمُونَ

Innā lamugramūn(a).

(Sambil berkata), "Sesungguhnya kami benar-benar menderita kerugian,

بَلۡ نَحۡنُ مَحۡرُومُونَ

Bal naḥnu maḥrūmūn(a).

bahkan kami menjadi orang yang tidak mendapat hasil apa-apa."

أَفَرَءَيۡتُمُ ٱلۡمَآءَ ٱلَّذِي تَشۡرَبُونَ

Afa ra'aitumul-mā'al-lażī tasyrabūn(a).

Maka terangkanlah kepadaku tentang air yang kamu minum.

ءَأَنتُمۡ أَنزَلۡتُمُوهُ مِنَ ٱلۡمُزۡنِ أَمۡ نَحۡنُ ٱلۡمُنزِلُونَ

A'antum anzaltumūhu minal-muzni am naḥnul-munzilūn(a).

Kamukah yang menurunkannya dari awan atau Kami-kah yang menurunkannya?

لَوۡ نَشَآءُ جَعَلۡنَٰهُ أُجَاجٗا فَلَوۡلَا تَشۡكُرُونَ

Lau nasyā'u ja‘alnāhu ujājan falau lā tasykurūn(a).

Kalau Kami kehendaki, niscaya Kami jadikan dia asin, maka mengapakah kamu tidak bersyukur?

أَفَرَءَيۡتُمُ ٱلنَّارَ ٱلَّتِي تُورُونَ

Afa ra'aitumun-nāral-latī tūrūn(a).

Maka terangkanlah kepadaku tentang api yang kamu nyalakan (dari gosokan-gosokan kayu).

ءَأَنتُمۡ أَنشَأۡتُمۡ شَجَرَتَهَآ أَمۡ نَحۡنُ ٱلۡمُنشِـُٔونَ

A'antum ansya'tum syajaratahā am naḥnul-munsyi'ūn(a).

Kamukah yang menjadikan kayu itu atau Kami-kah yang menjadikannya?

نَحۡنُ جَعَلۡنَٰهَا تَذۡكِرَةٗ وَمَتَٰعٗا لِّلۡمُقۡوِينَ

Naḥnu ja‘alnāhā tażkirataw wa matā‘al lil-muqwīn(a).

Kami menjadikan api itu untuk peringatan dan bahan yang berguna bagi musafir di padang pasir.

فَسَبِّحۡ بِٱسۡمِ رَبِّكَ ٱلۡعَظِيمِ

Fa sabbiḥ bismi rabbikal-‘aẓīm(i).

Maka bertasbihlah dengan (menyebut) nama Tuhan-mu Yang Maha Besar.

۞ فَلَآ أُقۡسِمُ بِمَوَٰقِعِ ٱلنُّجُومِ

Falā uqsimu bimawāqi‘in-nujūm(i).

Maka Aku bersumpah dengan tempat beredarnya bintang-bintang.

وَإِنَّهُۥ لَقَسَمٞ لَّوۡ تَعۡلَمُونَ عَظِيمٌ

Wa innahū laqasamul lau ta‘lamūna ‘aẓīm(un).

Sesungguhnya sumpah itu adalah sumpah yang besar kalau kamu mengetahui,

إِنَّهُۥ لَقُرۡءَانٞ كَرِيمٞ

Innahū laqur'ānun karīm(un).

Sesungguhnya Al-Qur`ān ini adalah bacaan yang sangat mulia,

فِي كِتَٰبٖ مَّكۡنُونٖ

Fī kitābim maknūn(in).

pada kitab yang terpelihara (Lawḥ Maḥfūẓ),

لَّا يَمَسُّهُۥٓ إِلَّا ٱلۡمُطَهَّرُونَ

Lā yamassuhū illal-muṭahharūn(a).

tidak menyentuhnya kecuali hamba-hamba yang disucikan.

تَنزِيلٞ مِّن رَّبِّ ٱلۡعَٰلَمِينَ

Tanzīlum mir rabbil-‘ālamīn(a).

Diturunkan dari Tuhan semesta alam.

أَفَبِهَٰذَا ٱلۡحَدِيثِ أَنتُم مُّدۡهِنُونَ

Afa biḥāżal-ḥadīṡi antum mudhinūn(a).

Maka apakah kamu menganggap remeh saja Al-Qur`ān ini?,

وَتَجۡعَلُونَ رِزۡقَكُمۡ أَنَّكُمۡ تُكَذِّبُونَ

Wa taj‘alūna rizqakum annakum tukażżibūn(a).

kamu (mengganti) rezeki (yang Allah berikan) dengan mendustakan (Allah).

فَلَوۡلَآ إِذَا بَلَغَتِ ٱلۡحُلۡقُومَ

Falau lā iżā balagatil-ḥulqūm(a).

Maka mengapa ketika nyawa sampai di kerongkongan,

وَأَنتُمۡ حِينَئِذٖ تَنظُرُونَ

Wa antum ḥīna'iżin tanẓurūn(a).

padahal kamu ketika itu melihat,

وَنَحۡنُ أَقۡرَبُ إِلَيۡهِ مِنكُمۡ وَلَٰكِن لَّا تُبۡصِرُونَ

Wa naḥnu aqrabu ilaihi minkum wa lākil lā tubṣirūn(a).

dan Kami lebih dekat kepadanya dari pada kamu. Tetapi kamu tidak melihat,

فَلَوۡلَآ إِن كُنتُمۡ غَيۡرَ مَدِينِينَ

Falau lā in kuntum gaira madīnīn(a).

maka mengapa jika kamu tidak dikuasai (oleh Allah),

تَرۡجِعُونَهَآ إِن كُنتُمۡ صَٰدِقِينَ

Tarji‘ūnahā in kuntum ṣādiqīn(a).

Kamu tidak mengembalikan nyawa itu (kepada tempatnya) jika kamu adalah orang-orang yang benar?

فَأَمَّآ إِن كَانَ مِنَ ٱلۡمُقَرَّبِينَ

Fa ammā in kāna minal-muqarrabīn(a).

adapun jika dia (orang yang mati) termasuk orang yang didekatkan (kepada Allah),

فَرَوۡحٞ وَرَيۡحَانٞ وَجَنَّتُ نَعِيمٖ

Fa rauḥuw wa raiḥān(un), wa jannatu na‘īm(in).

maka dia memperoleh ketenteraman dan rezeki serta surga kenikmatan.

وَأَمَّآ إِن كَانَ مِنۡ أَصۡحَٰبِ ٱلۡيَمِينِ

Wa ammā in kāna min aṣḥābil-yamīn(i).

Dan adapun jika dia termasuk golongan kanan,

فَسَلَٰمٞ لَّكَ مِنۡ أَصۡحَٰبِ ٱلۡيَمِينِ

Fa salāmul laka min aṣḥābil-yamīn(i).

maka keselamatanlah bagimu karena kamu dari golongan kanan.

وَأَمَّآ إِن كَانَ مِنَ ٱلۡمُكَذِّبِينَ ٱلضَّآلِّينَ

Wa ammā in kāna minal-mukażżibīnaḍ-ḍāllīn(a).

Dan adapun jika dia termasuk golongan yang mendustakan lagi sesat,

فَنُزُلٞ مِّنۡ حَمِيمٖ

Fa nuzulum min ḥamīm(in).

maka dia mendapat hidangan air yang mendidih,

وَتَصۡلِيَةُ جَحِيمٍ

Wa taṣliyatu jaḥīm(in).

dan dibakar di dalam neraka.

إِنَّ هَٰذَا لَهُوَ حَقُّ ٱلۡيَقِينِ

Inna hāżā lahuwal-ḥaqqul-yaqīn(i).

Sesungguhnya (yang disebutkan ini) adalah suatu keyakinan yang benar.

فَسَبِّحۡ بِٱسۡمِ رَبِّكَ ٱلۡعَظِيمِ

Fa sabbiḥ bismi rabbikal-‘aẓīm(i).

Maka bertasbihlah dengan (menyebut) nama Tuhan-mu yang Maha Besar.

Terjemahan dari King Fahad Quran Complex; latin dari Kementerian Agama RI. Audio murattal dari everyayah.com. Arti dan suara per kata dari quran.com.

Ayat 1

Hanya tersimpan di perangkat ini, tidak diunggah.

Tafsir

Tafsir As-Sa'di (Taisir al-Karim ar-Rahman), Syaikh Abdurrahman bin Nashir As-Sa'di. Terjemahan Indonesia.

Pasang Quranj di layar utama

Buka Al-Quran sekali ketuk, tampil penuh seperti aplikasi biasa.

  1. 1

    Ketuk di Safari, lalu Bagikan.

    Ketuk Bagikan di Safari.

  2. 2

    Gulir ke bawah, pilih Tambahkan ke Layar Utama.

  3. 3

    Ketuk Tambah. Ikon Quranj muncul di layar utama.

  1. 1

    Ketuk Bagikan di samping alamat situs.

  2. 2

    Pilih Tambahkan ke Layar Utama. Belum ada? Buka halaman ini di Safari.

  3. 3

    Ketuk Tambah. Ikon Quranj muncul di layar utama.

  1. 1

    Aplikasi ini belum bisa memasang situs. Ketuk di pojok layar.

  2. 2

    Pilih Buka di browser, atau salin tautannya dan tempel di Safari atau Chrome.

  3. 3

    Di sana, buka menu lalu Pasang aplikasi lagi.

  1. 1

    Ketuk menu browser.

  2. 2

    Pilih Pasang aplikasi atau Tambahkan ke layar utama.

  3. 3

    Ketuk Pasang. Ikon Quranj muncul di layar utama.

  1. 1

    Klik Bagikan di bagian atas jendela Safari, atau buka menu Arsip.

  2. 2

    Pilih Tambahkan ke Dock.

  3. 3

    Klik Tambah. Quranj terbuka dari Dock seperti aplikasi lain.

Ketuk Bagikan di sini