Surat An-Nas Ayat 4

QS. An-Nas: 4 · Juz 30 · Madaniyah

مِن شَرِّ ٱلۡوَسۡوَاسِ ٱلۡخَنَّاسِ

Min syarril-waswāsil-khannās(i).

Dari kejahatan (bisikan) setan yang biasa bersembunyi,

Baca dalam Surat An-Nas

Tafsir QS. An-Nas: 4

Dalam ayat ini, Allah memerintahkan manusia agar berlindung kepada Allah Rabbul-'Alamin dari kejahatan bisikan setan yang senantiasa bersembunyi di dalam hati manusia. Bisikan dan was-was yang berasal dari godaan setan itu bila dihadapkan kepada akal yang sehat mesti kalah dan orang yang tergoda menjadi sadar kembali, karena semua bisikan dan was-was setan yang akan menyakiti manusia itu akan menjadi hampa bila jiwa sadar kembali kepada perintah-perintah agama. Begitu pula bila seorang menggoda temannya yang lain untuk melakukan suatu kejahatan, tetapi temannya itu berpegang kuat dengan perintah-perintah agama niscaya akan berhenti menggoda dan merasa kecewa karena godaannya itu tidak berhasil namun ia tetap menunggu kesempatan yang lain.

Tafsir Kementerian Agama RI.

Hukum Tajwid QS. An-Nas: 4

Ayat ini memuat 2 bacaan bertajwid: ikhfa (1), ghunnah (1).

Ikhfa

Nun mati atau tanwin (juga mim mati sebelum ba) dibaca samar sambil berdengung.

  • مِن شَرِّNun mati bertemu ش

Ghunnah

Nun atau mim bertasydid didengungkan sekitar dua harakat.

  • ٱلۡخَنَّاسِNun bertasydid