Surat Ar-Rahman Ayat 23
QS. Ar-Rahman: 23 · Juz 27 · Madaniyah
فَبِأَيِّ ءَالَآءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ
Fa bi'ayyi ālā'i rabbikumā tukażżibān(i).
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
Baca dalam Surat Ar-RahmanQS. Ar-Rahman: 23 · Juz 27 · Madaniyah
فَبِأَيِّ ءَالَآءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ
Fa bi'ayyi ālā'i rabbikumā tukażżibān(i).
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
Baca dalam Surat Ar-RahmanAllah swt menantang jin dan manusia jika ada nikmat yang bukan berasal dari Dia yang berada di laut, tentu jin dan manusia tidak akan mendustakannya, terutama nikmat yang berupa mutiara dan marjan.
Penjelasan ayat 19–23 sekaligus.
"Dia membiarkan dua lautan mengalir yang keduanya ke-mudian bertemu, antara keduanya ada batas yang tidak dilampaui oleh masing-masing. Maka nikmat Rabb kamu yang manakah yang kamu dustakan? (Dari keduanya keluar mutiara dan marjan. Maka nikmat Rabb kamu yang manakah yang kamu dustakan?" (Ar-Rahman: 19-23).
(19-23) Yang dimaksud dengan dua lautan adalah laut tawar dan laut asin, keduanya saling bertemu sehingga yang tawar mengenai yang asin dan bercampur. Akan tetapi Allah سبحانه وتعالى telah menjadikan di antara keduanya batas pemisah dari tanah sehingga salah satunya tidak melampaui yang lain dan keduanya memiliki manfaat masing-masing. Laut tawar sebagai minuman jin dan manusia, pepohonan, serta sawah ladang mereka. Sedangkan laut yang asin menjadikan udara segar dan menghasilkan berbagai macam ikan, mutiara serta marjan, dan menjadi tempat berlayar bagi kapal dan perahu. Oleh karena itu Dia سبحانه وتعالى berfirman,
Tafsir Kementerian Agama RI.
Ayat ini tidak memuat hukum ikhfa, idgham, iqlab, ghunnah, maupun qalqalah; hurufnya dibaca jelas (izhar) sesuai makhrajnya.