Surat Fussilat Ayat 48

QS. Fussilat: 48 · Juz 25 · Makkiyah

وَضَلَّ عَنۡهُم مَّا كَانُواْ يَدۡعُونَ مِن قَبۡلُۖ وَظَنُّواْ مَا لَهُم مِّن مَّحِيصٖ

Wa ḍalla ‘anhum mā kānū yad‘ūna min qablu wa ẓannū mā lahum mim maḥīṣ(in).

Dan lenyaplah dari mereka apa yang selalu mereka sembah dahulu dan mereka yakin bahwa tidak ada bagi mereka sesatu jalan keluar pun.

Baca dalam Surat Fussilat

Tafsir QS. Fussilat: 48

Ayat ini menerangkan bahwa pada hari Kiamat orang-orang musyrik yang sesat itu tidak melihat adanya manfaat dari sembahan-sembahan yang mereka sembah di dunia dahulu, yaitu pada hari mereka merasakan tidak ada faedahnya semua yang telah mereka lakukan di dunia dahulu. Tidak ada seorang pun yang dapat menghindarkan mereka dari azab Allah. Ketika itu barulah mereka yakin akan keesaan dan kekuasaan Allah dan mereka juga yakin bahwa tidak ada satu jalan keluar pun untuk menghindarkan diri dari azab Allah itu.

Tafsir Kementerian Agama RI.

Hukum Tajwid QS. Fussilat: 48

Ayat ini memuat 7 bacaan bertajwid: ikhfa (1), idgham (3), ghunnah (1), qalqalah (2).

Ikhfa

Nun mati atau tanwin (juga mim mati sebelum ba) dibaca samar sambil berdengung.

  • مِن قَبۡلُۖNun mati bertemu ق

Idgham

Huruf mati dileburkan ke huruf berikutnya yang bertasydid.

  • عَنۡهُم مَّاMim mati bertemu م
  • لَهُم مِّنMim mati bertemu م
  • مِّن مَّحِيصٖNun mati bertemu م

Ghunnah

Nun atau mim bertasydid didengungkan sekitar dua harakat.

  • وَظَنُّواْNun bertasydid

Qalqalah

Huruf ق ط ب ج د yang mati, atau di akhir bacaan, dibaca memantul.

  • يَدۡعُونَد mati
  • قَبۡلُۖب mati