Surat Ghafir Ayat 14

QS. Ghafir: 14 · Juz 24 · Makkiyah

فَٱدۡعُواْ ٱللَّهَ مُخۡلِصِينَ لَهُ ٱلدِّينَ وَلَوۡ كَرِهَ ٱلۡكَٰفِرُونَ

Fad‘ullāha mukhliṣīna lahud-dīna wa lau karihal-kāfirūn(a).

Maka sembahlah Allah dengan memurnikan ibadat kepada-Nya, meskipun orang-orang kafir tidak menyukai(nya).

Baca dalam Surat Ghafir

Tafsir QS. Ghafir: 14

Pada akhir ayat di atas dinyatakan bahwa orang yang menyadari kekuasaan dan keesaan Allah hanyalah orang-orang yang kembali kepada-Nya. Sepatutnya kita menyembah dan memohon kepada-Nya dengan ikhlas, memurnikan ibadah kepada-Nya, tidak mempersekutukannya dengan yang lain, sebagaimana dijelaskan dalam hadis yang diriwayatkan al-Bukhari dan Muslim dari 'Abdullah bin Zubair:

Bahwa Rasulullah setelah selesai salat fardu membaca La ilaha illallah¦dan seterusnya (artinya) Tidak ada Tuhan selain Allah tidak ada sekutu bagi-Nya. Hanya bagi Allah seluruh kekuasaan, bagi-Nya segala puji, dan Dia Mahakuasa atas segala sesuatu. Tidak ada daya dan kekuatan kecuali atas pertolongan Allah. Tidak ada Tuhan selain Allah. Kami tidak menyembah kecuali kepada-Nya. Bagi-Nya semua kenikmatan, anugerah, dan pujian yang baik. Tidak ada Tuhan selain Allah, dengan mengikhlaskan diri dalam berbakti kepada-Nya, walaupun orang-orang kafir tidak menyukai. (Riwayat al-Bukhari dan Muslim dari 'Abdullah bin Zubair)

Tafsir Kementerian Agama RI.

Hadits terkait QS. Ghafir: 14

Hukum Tajwid QS. Ghafir: 14

Ayat ini memuat 1 bacaan bertajwid: qalqalah (1).

Qalqalah

Huruf ق ط ب ج د yang mati, atau di akhir bacaan, dibaca memantul.

  • فَٱدۡعُواْد mati