Surat Maryam Ayat 21

QS. Maryam: 21 · Juz 16 · Makkiyah

قَالَ كَذَٰلِكِ قَالَ رَبُّكِ هُوَ عَلَيَّ هَيِّنٞۖ وَلِنَجۡعَلَهُۥٓ ءَايَةٗ لِّلنَّاسِ وَرَحۡمَةٗ مِّنَّاۚ وَكَانَ أَمۡرٗا مَّقۡضِيّٗا

Qāla każālik(a), qāla rabbuka huwa ‘alayya hayyin(un), wa linaj‘alahū āyatal lin-nāsi wa raḥmatam minnā, wa kāna amram maqḍiyyā(n).

Jibril berkata, "Demikianlah". Tuhan-mu berfirman, "Hal itu adalah mudah bagi-Ku dan agar dapat Kami menjadikannya suatu tanda bagi manusia dan sebagai rahmat dari Kami, dan hal itu adalah suatu perkara yang sudah diputuskan".

Baca dalam Surat Maryam

Tafsir QS. Maryam: 21

Jibril menjawab pertanyaan Maryam dengan mengatakan bahwa Maryam akan mendapat seorang anak laki-laki walaupun tidak bersuami ataupun tidak mengadakan hubungan dengan laki-laki; karena yang demikian itu adalah kehendak Allah Yang Mahakuasa dan yang demikian itu mudah bagi-Nya. Allah menjadikan seorang putra dari Maryam itu agar menjadi bukti bagi manusia atas kekuasaan-Nya. Pemberian putra kepada Maryam sebagai rahmat dari Allah karena kelak anak laki-laki itu akan menjadi seorang Nabi yang menyeru kepada jalan kebahagiaan dunia dan akhirat. Dan itu adalah keputusan Allah yang tidak dapat dirubah lagi."

Tafsir Kementerian Agama RI.

Hukum Tajwid QS. Maryam: 21

Ayat ini memuat 8 bacaan bertajwid: idgham (4), ghunnah (2), qalqalah (2).

Idgham

Huruf mati dileburkan ke huruf berikutnya yang bertasydid.

  • هَيِّنٞۖ وَلِنَجۡعَلَهُۥٓTanwin bertemu و
  • ءَايَةٗ لِّلنَّاسِTanwin bertemu ل
  • وَرَحۡمَةٗ مِّنَّاۚTanwin bertemu م
  • أَمۡرٗا مَّقۡضِيّٗاTanwin bertemu م

Ghunnah

Nun atau mim bertasydid didengungkan sekitar dua harakat.

  • لِّلنَّاسِNun bertasydid
  • مِّنَّاۚNun bertasydid

Qalqalah

Huruf ق ط ب ج د yang mati, atau di akhir bacaan, dibaca memantul.

  • وَلِنَجۡعَلَهُۥٓج mati
  • مَّقۡضِيّٗاق mati