Surat Maryam Ayat 26

QS. Maryam: 26 · Juz 16 · Makkiyah

فَكُلِي وَٱشۡرَبِي وَقَرِّي عَيۡنٗاۖ فَإِمَّا تَرَيِنَّ مِنَ ٱلۡبَشَرِ أَحَدٗا فَقُولِيٓ إِنِّي نَذَرۡتُ لِلرَّحۡمَٰنِ صَوۡمٗا فَلَنۡ أُكَلِّمَ ٱلۡيَوۡمَ إِنسِيّٗا

Fa kulī wasyrabī wa qarrī ‘ainā(n), fa immā tarayinna minal-basyari aḥadā(n), fa qūlī innī nażartu lir-raḥmāni ṣauman falan ukallimal-yauma insiyyā(n).

maka makan, minum, dan bersenang hatilah kamu. Jika kamu melihat seorang manusia, maka katakanlah, "Sesungguhnya aku telah bernazar berpuasa untuk Tuhan Yang Maha Pemurah, maka aku tidak akan berbicara dengan seorang manusia pun pada hari ini".

Baca dalam Surat Maryam

Tafsir QS. Maryam: 26

Maka Jibril menyuruh Maryam supaya makan, minum dan ber-senang hati karena mendapat rezeki itu dan menghilangkan kesedihan hatinya karena Allah berkuasa untuk membersihkannya dari segala tuduhan yang tidak pantas, sehingga Maryam tetap dianggap sebagai wanita yang suci tidak pernah ternoda. Jika kamu melihat seorang manusia yang bertanya tentang persoalannya dan persoalan anaknya, maka isyaratkanlah kepadanya, "Sesungguhnya aku telah bernazar atas diriku untuk berpuasa semata-mata untuk Tuhan Yang Maha Pemurah, dan aku tidak akan berbicara langsung dengan seorang manusia pun pada hari ini, karena ucapanku itu mungkin ditolak dan tidak dipercayai.

Tafsir Kementerian Agama RI.

Hukum Tajwid QS. Maryam: 26

Ayat ini memuat 7 bacaan bertajwid: ikhfa (4), ghunnah (3).

Ikhfa

Nun mati atau tanwin (juga mim mati sebelum ba) dibaca samar sambil berdengung.

  • عَيۡنٗاۖ فَإِمَّاTanwin bertemu ف
  • أَحَدٗا فَقُولِيٓTanwin bertemu ف
  • صَوۡمٗا فَلَنۡTanwin bertemu ف
  • إِنسِيّٗاNun mati bertemu س

Ghunnah

Nun atau mim bertasydid didengungkan sekitar dua harakat.

  • فَإِمَّاMim bertasydid
  • تَرَيِنَّNun bertasydid
  • إِنِّيNun bertasydid