Surat Maryam Ayat 5

QS. Maryam: 5 · Juz 16 · Makkiyah

وَإِنِّي خِفۡتُ ٱلۡمَوَٰلِيَ مِن وَرَآءِي وَكَانَتِ ٱمۡرَأَتِي عَاقِرٗا فَهَبۡ لِي مِن لَّدُنكَ وَلِيّٗا

Wa innī khiftul-mawāliya miw warā'ī wa kānatimra'atī ‘āqiran fahab lī mil ladunka waliyyā(n).

Dan sesungguhnya aku khawatir terhadap mawālīku sepeninggalku, sedang istriku adalah seorang yang mandul, maka anugerahilah aku dari sisi Engkau seorang putra,

Baca dalam Surat Maryam

Tafsir QS. Maryam: 5

Dan sesungguhnya aku khawatir terhadap orang-orang yang akan mengendalikan dan memimpin umatku, karena tidak ada seorang pun yang dapat dipercaya di antara mereka itu, oleh sebab itu aku mohon dianugerahi seorang anak. Walaupun istriku mandul dan aku sendiri telah sangat tua, tetapi hal ini tidak menyebabkan aku berputus asa, karena percaya atas kebijaksanaan dan kekuasaan Allah Yang Mahaagung. Berputus asa memang dilarang oleh Allah, seperti pada beberapa firman-Nya, yaitu:

"¦dan jangan kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya yang berputus asa dari rahmat Allah, hanyalah orang-orang yang kafir." (Yusuf/12: 87)

Dan firman Allah:

"Dia (Ibrahim) berkata, "Tidak ada yang berputus asa dari rahmat Tuhan-nya, kecuali orang yang sesat." (al-hijr/15: 56)

Tafsir Kementerian Agama RI.

Hukum Tajwid QS. Maryam: 5

Ayat ini memuat 6 bacaan bertajwid: ikhfa (2), idgham (2), ghunnah (1), qalqalah (1).

Ikhfa

Nun mati atau tanwin (juga mim mati sebelum ba) dibaca samar sambil berdengung.

  • عَاقِرٗا فَهَبۡTanwin bertemu ف
  • لَّدُنكَNun mati bertemu ك

Idgham

Huruf mati dileburkan ke huruf berikutnya yang bertasydid.

  • مِن وَرَآءِيNun mati bertemu و
  • مِن لَّدُنكَNun mati bertemu ل

Ghunnah

Nun atau mim bertasydid didengungkan sekitar dua harakat.

  • وَإِنِّيNun bertasydid

Qalqalah

Huruf ق ط ب ج د yang mati, atau di akhir bacaan, dibaca memantul.

  • فَهَبۡب mati