Surat Maryam Ayat 51

QS. Maryam: 51 · Juz 16 · Makkiyah

وَٱذۡكُرۡ فِي ٱلۡكِتَٰبِ مُوسَىٰٓۚ إِنَّهُۥ كَانَ مُخۡلَصٗا وَكَانَ رَسُولٗا نَّبِيّٗا

Ważkur fil-kitābi mūsā, innahū kāna mukhlaṣaw wa kāna rasūlan nabiyyā(n).

Dan ceritakanlah (hai Muhammad kepada mereka), kisah Musa di dalam Alkitab (Al-Qur`ān) ini. Sesungguhnya ia adalah seorang yang dipilih dan seorang rasul dan nabi.

Baca dalam Surat Maryam

Tafsir QS. Maryam: 51

Pada ayat ini Allah memerintahkan kepada Nabi Muhammad saw agar menerangkan kepada kaum musyrik kisah mengenai Nabi Musa a.s. dan keutamaan sifat-sifatnya agar Nabi sendiri beserta kaumnya dapat mengetahui bagaimana Allah menghargai dan memuliakannya. Keistimewaan-keistimewaan Nabi Musa a.s. itu di antaranya adalah dia orang yang dipilih Allah dan diikhlaskan-Nya untuk semata-mata menyampaikan dakwah agama tauhid seperti dakwahnya kepada Firaun beserta kaumnya, sebagaimana tersebut pada ayat ini:

(Allah) berfirman, "Wahai Musa! Sesungguhnya Aku memilih (melebihkan) engkau dari manusia yang lain (pada masamu) untuk membawa risalah-Ku dan firman-Ku, sebab itu berpegangteguhlah kepada apa yang Aku berikan kepadamu dan hendaklah engkau termasuk orang-orang yang bersyukur." (al-A'raf/7: 144)

Allah mengangkatnya sebagai rasul di samping menjadi nabi. Perbedaan antara rasul dan nabi ialah rasul yang mempunyai risalah yang harus disampaikan kepada manusia dan diturunkan kepadanya kitab yang mengandung akidah, hukum-hukum dan sebagainya, sedang nabi adalah orang yang mendapat wahyu dari Allah tentang agama yang benar dan memberitahukan hal itu kepada manusia tetapi tidak mempunyai risalah yang harus disampaikan kepada manusia dan tidak pula diturunkan kitab kepadanya. Di kalangan Bani Israil banyak nabi yang tugas mereka hanya memelihara dan menyampaikan syariat yang dibawa Nabi Musa yang tersebut dalam kitab Taurat, seperti Yusa', Ilyas dan lainnya.

Tafsir Kementerian Agama RI.

Hukum Tajwid QS. Maryam: 51

Ayat ini memuat 3 bacaan bertajwid: idgham (2), ghunnah (1).

Idgham

Huruf mati dileburkan ke huruf berikutnya yang bertasydid.

  • مُخۡلَصٗا وَكَانَTanwin bertemu و
  • رَسُولٗا نَّبِيّٗاTanwin bertemu ن

Ghunnah

Nun atau mim bertasydid didengungkan sekitar dua harakat.

  • إِنَّهُۥNun bertasydid