Surat Muhammad Ayat 18

QS. Muhammad: 18 · Juz 26 · Madaniyah

فَهَلۡ يَنظُرُونَ إِلَّا ٱلسَّاعَةَ أَن تَأۡتِيَهُم بَغۡتَةٗۖ فَقَدۡ جَآءَ أَشۡرَاطُهَاۚ فَأَنَّىٰ لَهُمۡ إِذَا جَآءَتۡهُمۡ ذِكۡرَىٰهُمۡ

Fahal yanẓurūna illas-ā‘ata an ta'tiyahum bagtah(tan), faqad jā'a asyrāṭuhā, fa'annā lahum iżā jā'athum żikrāhum.

Apa lagi yang mereka (orang kafir) tunggu-tunggu selain hari Kiamat yang akan datang kepada mereka secara tiba-tiba karena tanda-tandanya sungguh telah datang? Maka, apa gunanya (kesadaran) mereka apabila (hari Kiamat) itu sudah datang?

Baca dalam Surat Muhammad

Tafsir QS. Muhammad: 18

Orang-orang yang telah dicap dan dikunci mati hatinya sehingga tidak dapat lagi menerima kebenaran dan petunjuk adalah orang yang hidupnya sudah tidak lagi berfaedah. Mereka hanya menunggu-nunggu kematian dan kedatangan hari Kiamat yang datang secara tiba-tiba. Apabila hari Kiamat itu telah datang, dan memang telah kelihatan tanda-tandanya, maka tidak ada lagi gunanya peringatan bagi mereka, dan Allah tidak akan menerima tobat mereka, bahkan tidak ada lagi gunanya iman dan amal bagi mereka. Allah berfirman:

Dan pada hari itu diperlihatkan neraka Jahanam; pada hari itu sadarlah manusia, tetapi tidak berguna lagi baginya kesadaran itu. (al-Fajr/89: 23)

Tafsir Kementerian Agama RI.

Hukum Tajwid QS. Muhammad: 18

Ayat ini memuat 6 bacaan bertajwid: ikhfa (4), ghunnah (1), qalqalah (1).

Ikhfa

Nun mati atau tanwin (juga mim mati sebelum ba) dibaca samar sambil berdengung.

  • يَنظُرُونَNun mati bertemu ظ
  • أَن تَأۡتِيَهُمNun mati bertemu ت
  • تَأۡتِيَهُم بَغۡتَةٗۖMim mati bertemu ب
  • بَغۡتَةٗۖ فَقَدۡTanwin bertemu ف

Ghunnah

Nun atau mim bertasydid didengungkan sekitar dua harakat.

  • فَأَنَّىٰNun bertasydid

Qalqalah

Huruf ق ط ب ج د yang mati, atau di akhir bacaan, dibaca memantul.

  • فَقَدۡد mati