Surat Sad Ayat 61

QS. Sad: 61 · Juz 23 · Makkiyah

قَالُواْ رَبَّنَا مَن قَدَّمَ لَنَا هَٰذَا فَزِدۡهُ عَذَابٗا ضِعۡفٗا فِي ٱلنَّارِ

Qālū rabbanā man qaddama lanā hāżā fazidhu ‘ażāban ḍi‘fan fin-nār(i).

Mereka berkata (lagi), “Wahai Tuhan kami, siapa yang menjerumuskan kami ke dalam (azab) ini, tambahkanlah kepadanya azab yang berlipat ganda di dalam neraka.”

Baca dalam Surat Sad

Tafsir QS. Sad: 61

Bahkan penduduk neraka yang baru datang itu berdoa kepada Tuhan agar menambah azab yang berat kepada orang-orang yang telah menyesatkan mereka dengan mengatakan, "Wahai Tuhan kami, timpakanlah azab yang berlipat-ganda kepada pemimpin-pemimpin dan pemuka-pemuka agama kami yang telah menyebabkan kami menderita karena azab yang berat ini.

Ayat lain yang searti dengan ayat ini firman Allah:

¦Ya Tuhan kami, mereka telah menyesatkan kami. Datangkanlah siksaan api neraka yang berlipat ganda kepada mereka" Allah berfirman, "Masing-masing mendapatkan (siksaan) yang berlipat ganda, tapi kamu tidak mengetahui. (al-A.'raf/7: 38)

Tafsir Kementerian Agama RI.

Hukum Tajwid QS. Sad: 61

Ayat ini memuat 5 bacaan bertajwid: ikhfa (3), ghunnah (1), qalqalah (1).

Ikhfa

Nun mati atau tanwin (juga mim mati sebelum ba) dibaca samar sambil berdengung.

  • مَن قَدَّمَNun mati bertemu ق
  • عَذَابٗا ضِعۡفٗاTanwin bertemu ض
  • ضِعۡفٗا فِيTanwin bertemu ف

Ghunnah

Nun atau mim bertasydid didengungkan sekitar dua harakat.

  • ٱلنَّارِNun bertasydid

Qalqalah

Huruf ق ط ب ج د yang mati, atau di akhir bacaan, dibaca memantul.

  • فَزِدۡهُد mati