إِذَا ٱلسَّمَآءُ ٱنفَطَرَتۡ
Iżas-samā'unfaṭarat.
Apabila langit terbelah,
Surat ini terdiri atas 19 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyah dan diturunkan sesudah surat An Naazi'aat. Al Infithaar yang dijadikan nama untuk surat ini adalah kata asal dari kata Infatharat (terbelah) yang terdapat pada ayat pertama.
بِسۡمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحۡمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ
إِذَا ٱلسَّمَآءُ ٱنفَطَرَتۡ
Iżas-samā'unfaṭarat.
Apabila langit terbelah,
وَإِذَا ٱلۡكَوَاكِبُ ٱنتَثَرَتۡ
Wa iżal-kawākibuntaṡarat.
dan apabila bintang-bintang jatuh berserakan,
وَإِذَا ٱلۡبِحَارُ فُجِّرَتۡ
Wa iżal-biḥāru fujjirat.
dan apabila lautan menjadikan meluap,
وَإِذَا ٱلۡقُبُورُ بُعۡثِرَتۡ
Wa iżal-qubūru bu‘ṡirat.
dan apabila kuburan-kuburan dibongkar,
عَلِمَتۡ نَفۡسٞ مَّا قَدَّمَتۡ وَأَخَّرَتۡ
‘Alimat nafsum mā qaddamat wa akhkharat.
maka tiap-tiap jiwa akan mengetahui apa yang telah dikerjakan dan yang dilalaikannya.
يَٰٓأَيُّهَا ٱلۡإِنسَٰنُ مَا غَرَّكَ بِرَبِّكَ ٱلۡكَرِيمِ
Yā ayyuhal-insānu mā garraka birabbikal-karīm(i).
Hai manusia, apakah yang telah memperdayakan kamu (berbuat durhaka) terhadap Tuhan-mu Yang Maha Pemurah.
ٱلَّذِي خَلَقَكَ فَسَوَّىٰكَ فَعَدَلَكَ
Allażī khalaqaka fa sawwāka fa ‘adalak(a).
Yang telah menciptakan kamu lalu menyempurnakan kejadianmu dan menjadikan (susunan tubuh)mu seimbang,
فِيٓ أَيِّ صُورَةٖ مَّا شَآءَ رَكَّبَكَ
Fī ayyi ṣūratim mā syā'a rakkabak(a).
dalam bentuk apa saja yang Dia kehendaki, Dia menyusun tubuhmu.
كـَلَّا بَلۡ تُكَذِّبُونَ بِٱلدِّينِ
Kallā bal tukażżibūna bid-dīn(i).
Bukan hanya durhaka saja, bahkan kamu mendustakan hari pembalasan.
وَإِنَّ عَلَيۡكُمۡ لَحَٰفِظِينَ
Wa inna ‘alaikum laḥāfiẓīn(a).
Padahal sesungguhnya bagi kamu ada (malaikat-malaikat) yang mengawasi (pekerjaanmu),
كِرَامٗا كَٰتِبِينَ
Kirāman kātibīn(a).
yang mulia (di sisi Allah) dan mencatat (pekerjaan-pekerjaanmu itu),
يَعۡلَمُونَ مَا تَفۡعَلُونَ
Ya‘lamūna mā taf‘alūn(a).
mereka mengetahui apa yang kamu kerjakan.
إِنَّ ٱلۡأَبۡرَارَ لَفِي نَعِيمٖ
Innal-abrāra lafī na‘īm(in).
Sesungguhnya orang-orang yang banyak berbakti benar-benar berada dalam surga yang penuh keni'matan,
وَإِنَّ ٱلۡفُجَّارَ لَفِي جَحِيمٖ
Wa innal-fujjāra lafī jaḥīm(in).
dan sesungguhnya orang-orang yang durhaka benar-benar berada dalam neraka.
يَصۡلَوۡنَهَا يَوۡمَ ٱلدِّينِ
Yaṣlaunahā yaumad-dīn(i).
Mereka masuk ke dalamnya pada hari pembalasan.
وَمَا هُمۡ عَنۡهَا بِغَآئِبِينَ
Wa mā hum ‘anhā bigā'ibīn(a).
Dan mereka sekali-kali tidak dapat keluar dari neraka itu.
وَمَآ أَدۡرَىٰكَ مَا يَوۡمُ ٱلدِّينِ
Wa mā adrāka mā yaumud-dīn(i).
Tahukah kamu apakah hari pembalasan itu?
ثُمَّ مَآ أَدۡرَىٰكَ مَا يَوۡمُ ٱلدِّينِ
Ṡumma mā adrāka mā yaumud-dīn(i).
Sekali lagi, tahukah kamu apakah hari pembalasan itu?
يَوۡمَ لَا تَمۡلِكُ نَفۡسٞ لِّنَفۡسٖ شَيۡـٔٗاۖ وَٱلۡأَمۡرُ يَوۡمَئِذٖ لِّلَّهِ
Yauma lā tamliku nafsul linafsin syai'ā(n), wal-amru yauma'iżil lillāh(i).
(Yaitu) hari (ketika) seseorang tidak berdaya sedikit pun untuk menolong orang lain. Dan segala urusan pada hari itu dalam kekuasaan Allah.
Terjemahan dari King Fahad Quran Complex; latin dari Kementerian Agama RI. Audio murattal dari everyayah.com. Arti dan suara per kata dari quran.com.
Ayat 1
Hanya tersimpan di perangkat ini, tidak diunggah.